JANGAN POTONG HEWAN KURBAN? Penuhi dulu Aspek-Aspeknya!

kurbanSebentar lagi kita merayakan Idul Adha, atau sering di sebut Idul Qurban. Karena pada hari tersebut umat Islam melaksakan penyembelihan hewan qurban sebagaimana telah disyariatkan dan di Indonesia tingkat berkurban cukup tinggi. Biasanya penyembelihan dilakukan di halaman masjid, halaman mushalla, lapangan, sekolah dan tempat-tempat lainnya.

Dengan tradisi menyelenggarakan penyembelihan hewan kurban ini, beberapa persyaratan yang harus dipenuhi, sebagaimana disampaikan Ira Firgorita, perwakilan Direktur Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) Kementerian Pertanian dalam acara Bimbingan Edukasi Penyembelihan Hewan Kurban pada Rabu lalu (31/8) di ruang sidang Kementerian Agama RI Jl.  M.H. Thamrin Jakarta.
Adapun aspek yang harus dipenuhi sebelum dan setelah pelaksanaan penyembelihan hewan kurban, yakni:

  1. Kesehatan Hewan

Mencakup pemeriksaan fisik hewan dan legalitas hewan. Ada 3 tahap yang dapat dilakukan dalam memastikan kesehatan hewan, yaitu

  • Pastikan hewan kurban sehat dan telah diperiksa oleh dokter hewan serta dilengkapi dengan Surat Keterangan Kesehatan Hewan
  • Segera laporkan gejala hewan sakit kepada Dinas Peternakan atau Dinas yang membidangi fungsi Peternakan dan Kesehatan Hewan di lokasi saudara
  • Jangan potong hewan sakit
  1. Kesejahteraan hewan

Yang dimaksud di siniadalah bagaimana bersikap ihsan terhadap hewan. Bagi tenaga penyembelih/ panitia kurban harus memperlakukan hewan kurban dengan baik. Aspek kesejahteraan hewan mulai dari pengangkutan, penampungan, pemeliharaan selama penampungan dan penyembelihan.

  1. Kehalalan Daging Kurban

Pada penyembelihan hewan kurban, tenaga penyembelih haruslah yang berkeahlian menyembelih dan memahami syariat Islam (penyembelih yang berkompeten). Penyembelihan dimaksud wajib menghasilkan daging yang halal dan thayyib.

  1. Aspek Keamanan Pangan

Disini mencakup pemeriksaan post mortem, kesehatan sanitasi lokasi pemotongan dan tata cara penanganan daging. Proses pemotongan mulai dari hewan disembelih sampai pemisahan daging janganterlalu lama. agar penaganan daging dan jeroan terpisah agar tidak terkontaminasi oleh kotoran dari jeroan. Jangan tumpuk hewan yang telah disembelih tetapi belum dipisahkan kulit dan dikeluarkan jeroannya supaya tidak cepat berpotensi terjadi pembusukan daging dan jeroan.

Semoga bermanfaat!

About Nangim

Ngalap Berkah

Posted on September 9, 2016, in Pendidikan and tagged , , , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: