Prosedur Pendaftaran Haji Terbaru 2016

Haji 2016 elang766Kementerian Agama RI (Kemenag) menerapkan sistem baru untuk pendaftaran calon jamaah haji. Sejumlah proses sudah dipangkas. Tujuannya, memberikan kemudahan bagi masyarakat. Informasi tersebut berdasar Keputusan Dirjen PHI Kemenag RI Nomor D/28/2016 tersebut berlaku mulai 18 April 2016. Pendaftar baru sudah harus menggunakan aturan ini.

Tahap pendaftaran peraturan lama lebih berbelit di mana Calon Jamaah Haji (CJH) harus bolak-balik ke bank dan kemenag kabupaten/kota hingga 4 kali. Pada peraturan baru cukup 2 kali saja.

Prosedur pendaftaran haji yang baru. Pertama, CJH pergi ke bank penerima setoan biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPS BPIH). Saat ini ada 17 bank syariah dan BUMN yang menerima pembukaan rekening tabungan haji. Di bank, dilakukan pembukaan rekening tabungan haji. Bank yang dipilih harus sesuai dengan alamat domisili pendaftar.

Setelah membuka rekening, CJH menandatangani surat pernyataan memenuhi persyaratan pendaftaran haji yang diterbitkan Kemenag. Setelah itu, CJH men-tranfer setoran awal sesuai ketentuan. Di sini BPS BPIH memberikan lima lembar bukti setoran awal. Setiap lembar dibubuhi pasfoto dan stempel dari bank. Dalam bukti setoran awal, nomor validasi juga dicantumkan dengan tidak lupa dibubuhi tanda tangan dan stempel bank.

Jika proses di bank selesai, CJH diarahkan Kemenag sesuai dengan domisili. Disana mereka mengisi formulir pendaftaran dan surat permohonan pergi haji (SPPH). Selain itu, CJH menyerahkan dokumen persyaratan untuk didaftarkan di siskohat, dan disinilah CJH mendapatkan nomor porsi. Poin utama dahulu Nomor Porsi diberikan bank, sekarang diubah di Kemenag.

Bilamana seluruh tahap pendaftaran selesai, CJH menerima lembar bukti pendaftaran. Di dalamnya ada nomor porsi yang dibubuhi tanda tangan dan stempel Kemenag. CJH juga menerima cukti cetak SPPH lima lembar yang diberi foto dan stempel.

Jangka waktu antara pendaftaran di bank dan di Kemenag harus 5 (lima) hari kerja.Jika CJH menyerahkan dokumen setelah lima hari kerja, pendaftaran dianggap gugur secara sistem. Setoran awal yang sudah masuk di bank akan dikembalikan utuh.

Untuk itu diharapkan CJH memeriksa seluruh kelengkapan dokumen sebelum melakukan pendaftaran, sebab berpengaruh saat pembuatan paspor. Jika ada data yang berbeda, hal itu akan masuk berita acara pemeriksaan (BAP) dan prosesnya lebih panjang. Karena itu, data harus benar.

Terdapat beberapa aturan baru seperti, syarat bagi pendaftar haji juga mengalami perubahan. Saat ini usia pendaftar minimal 12 tahun. Sedangkan jemaah yang pernah menunaikan ibadah haji dan ingin mendaftar lagi harus menunggu selama 10 tahun. Kebijakan ini diterapkan untuk mengurangi panjangnya antrian yang ingin pergi haji.

Pembimbing ibadah haji masih diperbolehkan berangkat setiap tahun. Namun, pembimbing ini harus mentaati berbagai persyaratan. Misalnya usia minimal 30 tahun saat mendaftar, mendapatkan rekomendasi dari kelompok bimbingan yang masih memiliki ijin operasional dari Kemenag RI, serta menyertakan sertifikat pembibing haji yang dikeluarkan Kemenag. Sumber kemenag Kabupaten Banjarnegara.(nangim)

About Nangim

Ngalap Berkah

Posted on April 23, 2016, in Umum and tagged , , , , . Bookmark the permalink. 1 Comment.

  1. Assalamu’alaikum wr wb. maaf mas, itu buka rekening di BPS harus di Bank yang posisinya satu kabupaten/kota dengan domisili KTP?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: