Biaya Haji 2011

JAKARTA – Biaya perjalanan ibadah haji (BPIH) 2011 diperkirakan naik lumayan besar dibanding tahun sebelumnya. Kementerian Agama (Kemenag) memaparkan perhitungan sementara BPIH tersebut di depan anggota Komisi VIII DPR tadi malam (31/5).Berdasar perhitungan sementara, biaya yang dibebankan langsung kepada jamaah haji sebesar USD 3.847. Kemenag menggunakan asumsi APBN 2011 bahwa USD 1 setara dengan Rp 9.000. Jadi, jika dikonversi ke rupiah, BPIH 2011 setara dengan Rp 34.623.000. Angka tersebut naik lebih dari Rp 3,5 juta dibanding BPIH 2010.BPIH 2010 ditetapkan USD 3.342. Saat itu Kemenag menggunakan asumsi APBN USD 1 setara dengan Rp 9.300. Nah, saat dirupiahkan, BPIH 2010 mencapai Rp 31.080.600.

Ada beberapa pos pengeluaran yang membengkak dan mengakibatkan naiknya BPIH. Misalnya, tiket pesawat pergi-pulang, biaya pemondokan, serta general service yang diberikan pemerintah Arab Saudi (baca grafis).

Ketua Komisi VIII DPR Abdul Kadir Karding menjelaskan, DPR berharap BPIH tahun ini menurun dibanding tahun lalu atau minimal sama. ’’Apalagi nilai rupiah terus menguat terhadap dolar,’’ ujarnya.Selain meminta ongkos haji tidak naik, Karding berharap pelayanan kepada jamaah lebih baik. Misalnya, semakin mendekatkan maktab jamaah dengan Masjidilharam. Kemudian, pelayanan bagi jamaah saat menjalankan wukuf di Padang Arafah juga harus didongkrak.

Terakhir, dia mengharapkan segera dibentuk panja BPIH. Dengan demikian, BPIH tahun ini bisa diputuskan. ’’Semakin cepat diputuskan akan menguntungkan jamaah,’’ jelasnya.  Menanggapi permintaan itu, Menteri Agama Suryadharma Ali (SDA) bersepakat prinsip BPIH tahun ini tidak naik. ’’Perhitungan ini masih sangat sementara,’’ katanya.

Cara menekan peningkatan BPIH, kata dia, adalah dengan optimalisasi tabungan setoran awal BPIH senilai lebih dari Rp 1 triliun. Tabungan tersebut digunakan untuk menyubsidi biaya langsung jamaah (direct cost). SDA juga tidak mau berkompromi dengan persoalan pelayanan. ’’Pelayanan tetap tidak boleh turun,’’ tegasnya. Dia mengungkapkan, pihaknya bakal menghapus ring II. Sebagai gantinya, radius ring I diperlebar dari 2.000 meter menjadi 2.500 meter dari Masjidilharam. Sementara itu, untuk di Madinah, seluruh jamaah ditempatkan di Markaziyah.

(source : Depag Banjarnegara, Sie Haji & Umrah, link http://www.pontianakpost.com)

About Nangim

Ngalap Berkah

Posted on June 1, 2011, in Umum. Bookmark the permalink. 2 Comments.

  1. Wah pirang taun maning bs Haji…. Haji Mundak maning…..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: