Doa Upacara Peringatan HUT RI Ke-71

HUT RI ke 71Dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-71 tahun 2016, telah disampaikan Doa pada saat Upacara Peringatan HUT RI ke-71 Kemerdekaan RI yang disampaikan kepada Instansi Pusat dan Daerah. Surat Resmi di keluarkan oleh Sekjen Kementerian Agama RI.  Bersama ini kami pasang link yang bisa di unduh untuk bisa di pedomani sesuai situasi dan kebutuhan di daerah.

Semoga bermanfaat!

sumber : jateng.kemenag.go.id

Jadwal Pemberangkatan dan Pemulangan Jemaah Haji Indonesia 1437H / 2016M

Haji Donohudan 2016Para jamaah haji tahun 2016/1437H dari Indonesia mulai tiba di tanah suci Arab Saudi. Hingga Rabu, (10/08/2016) pukul 08.00 waktu Arab Saudi, tercatat jemaah haji yang sudah tiba di Bandara Amir Mohammad bin Abdul Aziz (AMMA) Madinah sebanyak 4.061 orang.

Jumlah tersebut berasal dari 10 kloter dari beberapa daerah di Indonesia. Disamping jemaah, juga terdapat petugas kloter sebanyak 50 orang, sehingga jumlah keseluruhan sudah mencapaii 4.111 orang, sebagaimana di sampaikan Kepala Daerah Kerja (daker) Airport, Nurul Badruttamam.

Gelombang  pemberangkatan haji juga terjadi di seluruh embarkasi seluruh Indonesia menggunakan Garuda Indonesia (GA) yang rencana akan mengangkut jemaah haji sebanyak 39.881 orang dalam 102 kloter. Sementara itu, Saudi Airlines (SV) 47.435 jemaah dalam 110 kloter. Berikut jadwal pemberangkatan dan pemulangan jemaah haji Indonesia 1437H / 2016M sebagaimana dilangsir dari web Kementerian Agama RI:

Dengan jadwal ini, bisa dijadikan acuan dan informasi baik bagi jamaah maupun keluarga jemaah haji tahun 2016/1437H di seluruh Indonesia.

Semoga bermanfaat.

Agenda Dieng Culture Festival ke 7 tahun 2016

Pada tahun  2016 ini, Kabupaten Banjarnegara mengadakan kegiatan Dieng Culture Festival (DCF) 2016 yang merupakan pagelaran ragam budaya dan media promosi budaya. Jangan lewatkan moment kegiatan ini dengan mencatat agenda dan menghadiri. Untuk tahun ini Dieng Culture Festival merupakan edisi ke 7 dan menjadi agenda yang selalu digelar tiap tahun. DCF tahun ini akan dilaksanakan selama 3 hari yakni tanggal 5-7 Agustus ini.

Pada acara Dieng Culture Festival ini ada banyak sekali acara menarik untuk diikuti, sehingga membuat liburan anda ke dieng semakin seru. Sebagai buktinya pada gelaran DCF tahun lalu saja tidak kurang sekitar 20 ribu pengunjung membanjiri festival ini.

Dieng Culture Festival

dieng-culture-festivalSalah satu keunikan dari Dieng Culture Festival adalah festival ini selalu diadakan pada waktu musim kemarau, biasanya sekitar bulan Juli – Agustus yang dimana bila musim kemarau adalah saat-saat suhu di dataran tinggi dieng ini mencapai minus 2 derajat. Jadi bila anda tidak tahan dingin lebih baik untuk menyewa homestay saja, namun bila anda berjiwa adventure, anda bisa mencoba ngecamp disini.

Event Dieng Culture Festival ini awal mulanya dibantu oleh mahasiswa yang sedang KKN di dieng. Namun event kecil-kecilan tersebut ternyata mendapat respons yang positif dari para pengunjung, sehingga tiap tahun kian ramai dan kini sudah memasuki helatan ke-7.

Salah satu yang paling ditunggu dari Event Dieng Culture ini, terutama bagi para pecinta musik jazz adalah acara Jazz Atas Awan. Biasanya kan bila ada acara jazz nontonnya di cafe-cafe, nah ini acara ngejazznya tepat di depan Candi Arjuna Dieng pada ketinggian lebih dari 2000 mdpl. Manteb ga tuh, apalagi kamu nonton jazznya berdua bersama pasangan, dijamin deh syahdu dan romantis, buruan deh pesen tiketnya jauh-jauh hari daripada ntar nggak kebagian.

Read the rest of this entry

Perlu di Pahami Pembiayaan Haji

Mekkah*Komponen Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) Tahun 1436H/2016M*
1. Direct Cost = Biaya yg dibayar langsung oleh Jamaah Haji
2. Indirect Cost = Biaya yg tidak dibayar oleh Jamaah, Tetapi dibebankan pada hasil optimalisasi setoran awal BPIH

Direct Cost untuk Provins Jawa Timur Tahun 2016 sebesar : Rp. 34.941.424,-

Biaya yg dibayar jamaah (Direct Cost) sebesar : Rp. 34.941.414 tersebut digunakan utk membayar :
1. Tiket Pesawat PP sebesar : Rp. 25.534.464
2. Pemondokan di Mekkah sebesar : Rp. 4.051.950
3. Living cost : Rp. 5.355.000 (SAR 1500). Diserahkan kembali kepada jamaah pada saat akan berangkat ke Bandara Embarkasi.

Terus Biaya untuk :
0. Membayar selisih pemondokan di Mekkah Sebesar Rp. 11.534.670. yg seharusnya biayanya sebesar : Rp. 15.586.620, tetapi jamaah hanya membayar Rp. 4.051.950
1. Membayar Pemondokan di Madinah (selama 8 Hari)
2. General service
3. Upgrade Transportasi
4. Makan 2 kali sehari di Madinah selama 8 Hari
5. Makan di Mekkah 2 kali sehari selama 12 Hari
6. Makan di Arafah, 4 kali, di Muzdalifah snack berat, makan di Mina, 11 kali
7. Makan di Bandara Jeddah saat datang dan pulang
8. Pelayanan bongkar muat dan angkutan barang (hadamat)
9. Badal Haji dan pemulangan jamaah sakit pasca operasional
10. Konsumsi saat jamaah di Asrama Haji
11. Akomodasi saat di Asrama Haji
13. BIaya Penerbitan Paspor (Rp. 360.000)
14. Pengadaan dan pendistribusian DAPIH
15. Pengadaan dan pengiriman gelang Identitas
16. Buku Paket Manasik
17. Biaya Manasik Haji (Di kabupaten kota sebanyak 2 kali, di KUA Kec. Sebanyak 6 kali)
18. Insentif Ketua Rombongan dan Ketua Regu
19. Bayar premi asuransi jiwa dan kecelakaan.

*Semua* Biaya diatas tidak dibayar oleh Jamaah alias *Gratis*. Terus yg bayar siapa ?

Semua Biaya diatas dibayar menggunakan *Dana Optimalisasi setoran awal (Indirect Cost)* Jumlahnya kurang lebih Rp. 25.000.000 (dua puluh lima juta rupiah)

Semoga bisa menjadi Pemahaman….

Catat!! Pendaftaran Beasiswa S1 ke Luar Negeri Dibuka 1 Mei

Info Pendis 2016

Jakarta (Pendis) — Kementerian Agama terus berupaya memperluas akses para siswa madrasah untuk mengenyam pendidikan kesarjanaan pada berbagai perguruan tinggi di luar negeri. Upaya itu salah satunya diwujudkan melalui program pemberian  Beasiswa Biaya Hidup untuk jenjang S1 di luar negeri bagi siswa madrasah.

Direktur Pendidikan Madrasah M. Nur Kholis Setiawan mengatakan bahwa agar lebih terbuka, proses pendaftaran beasiswa ini  akan dilaksanakan secara online melalui website resmi Direktorat Pendidikan Madrasah (http://madrasah.kemenag.go.id) mulai  1 – 15 Mei mendatang.

“Dengan melalui web, diharapkan pendaftaran bisa diakses seluruh lapisan masyarakat dalam rangka transparansi seleksi serta keterbukaan informasi publik,” kata  Nur Kholis Setiawan, Rabu (27/04).

Menurut M Nur Kholis,  proses seleksi akan dilakukan dalam dua (2) tahap, yaitu: tahap seleksi dokumen dan seleksi wawancara. Peserta yang akan mengikuti seleksi beasiswa ini, harus melengkapi sejumlah dokumen, antara lain: legalisir Ijazah atau Rapor kelas X-XII, Surat keterangan lulus (bagi lulusan tahun 2016) atau Surat pengantar (bagi lulusan tahun 2015), Letter of Acceptence (LoA) Unconditioal/Conditional dari kampus LN Tahun Akademik 2016/2017.

Selain itu, calon peserta juga harus menyertakan surat jaminan beasiswa tuition fee (bebas SPP) dari kampus LN, dan Surat Kelakuan Baik/Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK). Calon peserta juga harus membuat beberapa surat pernyataan yang dibuat secara pribadi sebagaimana tercantum dalam persyaratan umum yang bisa diakses di website Direktorat Pendidikan Madrasah.

Dikatakan M. Nur Kholis, setelah melakukan pendaftaran secara online,  semua dokumen/berkas yang sudah dilengkapi harus dikirim paling lambat 20 Mei 2016 ke Subdit Kelembagaan Direktorat Pendidikan Pendidikan Madrasah, Kementerian Agama RI, Jl. Lapangan Banteng Barat 3-4 Lt. 6 Jakarta Pusat 10710 untuk dilakukan verifikasi.

Peserta yang lolos dalam verifikasi seleksi dokumen, akan diikutkan dalam  tahap wawancara. “Jadi, tidak ada ujian tulis. Peserta yang akan diwawancara murni berdasarkan kelengkapan dokumen yang dikirimkan,” tegas alumni Pesantren Tebuireng ini.

Adapun pilihan perguruan tinggi yang akan dijadikan tempat studi adalah kampus-kampus yang terakreditasi di luar negeri di Asia, Amerika, Eropa dan Timur Tengah. “Yang patut di-warning bagi calon penerima beasiswa ini adalah bahwa ia hanya menerima living cost allowance (biaya hidup bulanan) di kampus selama 4 (empat) tahun,” papar M. Nur Kholis yang juga pernah belajar di Leiden-Belanda dan Bonn University-Jerman,  serta menjadi mahasiswa tamu di Universitas Kairo-Mesir. (@viva_tnu/mkd/mkd)

*sumber : http://kemenag.go.id/index.php?a=berita&id=358403